Latest News

Tenaga Kerja Lokal Mampu Bersaing Di Era Pasar Bebas MEA

Indonesia dinilai siap menghadapi era pasar bebas dan pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah di depan mata. Kompetensi tenaga kerja lokal Indonesia mampu bersaing dengan tenaga kerja luar negeri.
     Hal ini ditegaskan, Maria T. Kurniawati, Chief Administration Officer PT Trakindo Utama, Rabu (5/8) di Banjarmasin. “Kompetensi tenaga kerja Indonesia tidak kalah dengan tenaga kerja asing. Karena itu perusahaan kami lebih mengutamakan penyerapan tenaga kerja Indonesia,” tegasnya.
     Pernyataan ini menegaskan komitmen perusahaan penyedia solusi alat berat merk cartepilar tersebut, tentang ancaman tenaga kerja asing masuk ke Indonesia seiring pemberlakuan MEA.
     Sejak didirikan pada 1970, PT Trakindo Utama memang berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berbasis karakter di industri alat berat secara berkelanjutan. Selama ini berdasarkan survey terhadap kompetensi tenaga kerja dan tingkat kepuasan pelanggan terhadap tenaga kerja yang dimiliki Trakindo mendapatkan nilai 9.
     Diakuinya, penyiapan SDM yang berkualitas ini memerlukan proses dan dipersiapkan dalam waktu lama melalui pendidikan. PT Trakindo sejak 1996 telah menyelenggarakan program beasiswa  bertujuan meningkatkan kompetensi para penerima beasiswa agar lebih siap bersaing di dunia kerja.
     “Program beasiswa ini, sebagai perwujudan misi Trakindo untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas, Trakindo mempersiapkan SDM yang juga berkualitas melalui program pendidikan sebagai salah satu pilar utama dalam kegiatan tanggung jawab sosial,” tambahnya.
Sejak 2014 perusahaan ini memberikan kesempatan beasiswa bagi murid SMK yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah Politeknik, termasuk Politeknik Banjarmasin. Sebanyak 23 siswa penerima beasiswa dalam program Coop Trakindo tersebut akan melanjutkan pendidikan di Politeknik Banjarmasin pada program studi Teknik Alat Berat.
     Sebelumnya, penerima beasiswa angkatan pertama (tahun 2014) sebanyak 34 siswa/siswi terpilih yang saat ini tengah belajar di tiga Politeknik binaan Trakindo yaitu Politeknik Negeri Banjarmasin, Politeknik Negeri Padang, dan Politeknik Negeri Ujung Pandang.
     Pada tingkat pendidikan dasar, Trakindo mencanangkan program bantuan pendidikan bagi 40 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Sedangkan pada jenjang pendidikan menengah dan tinggi, selain pemberian beasiswa, Trakindo memelopori pengembangan kurikulum alat berat yang telah disahkan menjadi kurikulum nasional di tingkat SMK dan Politeknik sejak tahun 1996 oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tingkat Tinggi dan Direktorat Jenderal Pendidikan Nasional.
     Trakindo menerapkan program Coop bersama-sama dengan 15 institusi pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu sembilan SMK dan enam Politeknik. Program ini meliputi materi pembelajaran, sarana pendukung, pelatihan soft skills, praktek kerja lapangan bagi siswa/mahasiswa serta pelatihan teknik para pengajar di Training Center Trakindo.
Sejak tahun 2000, lebih dari 2.500 lulusan bidang studi alat berat telah bekerja di industri alat berat dan industri lain yang berkaitan, dan 60% dari mereka saat ini bekerja di Trakindo.

0 Response to "Tenaga Kerja Lokal Mampu Bersaing Di Era Pasar Bebas MEA"