Latest News

Tak Ada Air, Pemadaman Kebakaran Lahan Sulit Dilakukan

Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan terus meluas. Sulitnya mendapatkan sumber air, membuat petugas kesulitan melakukan pemadaman kebakaran.
     “Akibat kemarau, sumber air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan semakin sulit diperoleh. Hal ini berpengaruh pada upaya petugas melakukan pemadaman di lapangan,” ungkap Zulkarnaen, Kepala Daerah Operasi (DAOP) II Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kalsel, Rabu (12/8).
     Saat ini sebaran titik api yang terpantau Satelit NOAA muncul di hampir seluruh wilayah Kalsel. Daerah terbanyak muncul titik api adalah Kabupaten Banjar dan Kotabaru. Tercatat ada 73 titik api atau meningkat sebanyak 19 titik api sejak tiga hari terakhir.
     Menurut Zulkarnaen pihaknya juga mewaspadai semakin maraknya kebakaran di kawasan semak belukar dan gambut di wilayah Kota Banjarbaru yang berdekatan dengan bandara Syamsuddin Noor. “Beberapa kali, kebakaran lahan menimbulkan kabut asap pekat di sekitar bandara, bahkan mengakibatkan aktifitas bandara terganggu,” tambahnya.
     Sejauh ini pihaknya telah mengerahkan seluruh kekuatan personil sebanyak 120 orang untuk melaksanakan patroli lapangan pemadaman kebakaran hutan dan lahan, di wilayah DAOP I dan II di Kalsel. Kalsel saat ini dalam status siaga I kebakaran hutan dan lahan.
     Terkait hal ini, BKSDA Kalsel bersama instansi terkait seperti BPBD, Dinas Kehutanan, TNI Polri terus melakukan koordinasi terkait upaya penanganan ancaman kebakaran hutan dan lahan. Sejak beberapa waktu terakhir kegiatan patroli di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Kalsel semakin ditingkatkan.
Kabupaten Banjar dan beberapa kabupaten lain seperti  Barito Kuala,  Tanah Laut, Tapin dan Hulu Sungai Selatan, merupakan daerah rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. “Mayoritas titik api muncul di areal pertanian, akibat para petani melakukan pembakaran pasca panen dan di wilayah rawa lebak petani membuka areal pertanian,” ucap Zulkarnaen.

0 Response to "Tak Ada Air, Pemadaman Kebakaran Lahan Sulit Dilakukan"