Latest News

Krena Sering Longsor, Jalan di Kalsel Diteliti Ulang

Ruas-ruas jalan di Kalimantan Selatan yang berada di sepanjang tepi sungai sangat rawan terjadi bencana longsor. Pemerintah Provinsi Kalsel akan meneliti ulang, kondisi ruas jalan yang sebagian besar berada di tepi sungai.
     Hal ini dikemukakan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalsel, Martinus, Selasa (11/8) di Banjarmasin. “Kita akan melakukan penelitian ulang, kondisi ruas jalan yang berada di sepanjang tepi sungai, karena sering mengalami longsor,” ungkapnya.
     Di Kalsel sendiri dari panjang ruas jalan nasional mencapai 1.200 kilometer, ada ratusan kilometer berada di tepi sungai. Sebagai contoh menurut Martinus, kondisi ruas jalan di Desa Margasari, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin mengalami longsor pada akhir Juli 2015 lalu. Bencana longsor ini terus meluas dan menyebabkan beberapa bangunan dan rumah di tepi sungai ikut amblas ke sungai.
     “Jalan Margasari yang longsor tidak mungkin lagi dibangun, kecuali membangun jalan alternatif yang berada jauh dari sungai. Kami juga meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi jalan di wilayah masing-masing,” tambahnya.
     Menurut  data Dinas PU Kalsel ada puluhan titik ruas jalan di Kalsel rawan bencana longsor. Sebelumnya, jalan nasional di Desa Pugaan, Kabupaten Tabalong mengalami amblas atau mengalami penurunan badan jalan. Kondisi amblasnya jalur alternatif ini  menyebabkan badan jalan terputus dan arus lalu lintas terganggu.

0 Response to "Krena Sering Longsor, Jalan di Kalsel Diteliti Ulang"