Latest News

Aliran Sesat Berkembang di Empat Wilayah Kalsel

Aliran Sesat Kalsel
MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan mendeteksi berkembangnya aliran yang menyimpang dari ajaran Islam (aliran sesat) di empat kabupaten/kota di wilayah tersebut.

     Hal ini ditegaskan Ketua MUI Kalsel, Akhmad Makkie, Selasa (18/8), dalam pertemuan dengan Kepala Polda Kalsel, Brigjend Agung Budi Maryoto di Banjarmasin. “Masih ada aliran sesat yang berkembang di sejumlah kabupaten. Terbaru ada laporan adanya penyebaran aliran sesat di Kota Banjarmasin,” tegasnya.
     Menurut data MUI Kalsel aliran sesat muncul di sejumlah wilayah di Kalsel seperti Kabupaten Tabalong, Balangan dan Hulu Sungai Selatan. Terbaru adalah adanya laporan warga yang menyebutkan adanya penyebaran ajaran sesat oleh seorang ustad di Kota Banjarmasin.

     Ajaran ini menyebutkan bahwa tuhan itu tidak ada dan alquran ada dusta. “Kita telah meminta warga untuk membuat laporan resmi ke MUI Kota Banjarmasin dan selanjutnya akan ditindaklanjuti ke aparat kepolisian,” tuturnya.

     Munculnya, penyebaran ajaran sesat ini dikatakan Akhmad Makkie dikhawatirkan akan memicu konflik bernuansa SARA di tengah masyarakat, terlebih Kalsel menghadapi pilkada.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kalsel, Hermansyah Manaf, beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa pihaknya mewaspadai munculnya ajaran sesat di sejumlah wilayah Kalsel. “Sebelumnya, ada delapan aliran atau ajaran menyimpang yang muncul di wilayah Kalsel,” ujarnya.

     Munculnya ajaran “sesat” ini sangat berpotensi terjadinya konflik di tengah masyarakat. “Ajaran yang bertentangan ini, harus kita waspadai bersama. Pemerintah daerah sendiri telah melakukan berbagai upaya pendekatan untuk meredam munculnya konflik di lapangan,” ujarnya.

     Berdasarkan hasil pemantauan Kesbangpolinmas Kalsel, ke delapan aliran menyimpang ini tidak memiliki pengikut yang banyak, tetapi harus tetap diwaspadai. Kepala Polda Kalsel, Brigjend Agung Budi Maryoto, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti pengusutan terkait keberadaan aliran sesat yang dinilai dapat mengganggu kantibmas.

0 Response to "Aliran Sesat Berkembang di Empat Wilayah Kalsel"