Latest News

Halal Bi Halal Cara Efektif Jaga Kerukunan Umat Di Kalsel

Budaya halal bi halal atau silaturahmi yang sudah ada di Indonesia sejak jaman Soekarno dinilai menjadi cara efektif untuk menjaga kerukunan masyarakat dan umat beragama di tanah air. Berbagai konflik yang terjadi di sejumlah daerah belakangan ini, diduga merupakan upaya pihak asing untuk menghancurkan Indonesia.
     Hal ini terungkap dalam kegiatan halal bi halal dan silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan media massa se Kalsel di markas Polda Kalsel, Senin (27/7).
     “Budaya halal bi halal ini hanya ada di Indonesia yang dicetuskan pada jaman Presiden Soekarno dan terbukti efektif menjaga kerukunan masyarakat hingga saat ini,” tutur Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin. Karena melalui halal bi halal atau silaturahmi akan terjadi komunikasi yang baik, toleransi serta pemahaman di tengah masyarakat.
     Di Kalsel budaya halal bi halal tumbuh dan berkembang dengan baik dan tidak hanya dilakukan umat muslim, tetapi juga umat agama lainnya. Menurut Rudy, Kalsel merupakan salah satu daerah yang situasinya paling kondusif di Indonesia. Terbukti Kalsel meraih penghargaan pluralisme award bersama DI Yogyakarta pada 2013 lalu yang diserahkan pemerintah di Papua.
     Posisi Indonesia di dunia, sebagai negara dengan sumber daya alam melimpah dan sumber daya manusia nomor empat terbesar, justru menjadi pemain kunci yang diperebutkan negara-negara besar dunia. Indonesia saat ini disebut sebagai negara industri baru.
     “Menguasai Indonesia terutama di bidang sumber daya alam dan ekonomi, maka suatu negara akan semakin kuat. Pihak asing akan melakukan berbagai cara, termasuk menciptakan konflik,” ungkap Rudy yang juga menyebut faktor ini erat kaitannya dengan munculnya gangguan atau konflik di sejumlah daerah.
     Hal serupa juga dikemukakan, Komandan Korem 101 Antasari, Kolonel Muhammad Abduh yang mengatakan Indonesia menjadi sasaran proksi war negara lain. Ada empat sasaran proksi war yang dilakukan berupa penyebaran isu demokrasi dan HAM, kesukuan, fanatisme agama maupun isu ketidak berimbangan pemanfaatan sumber daya alam yang memunculkan gerakan ingin memisahkan diri dari NKRI.

0 Response to "Halal Bi Halal Cara Efektif Jaga Kerukunan Umat Di Kalsel"