Latest News

Bupati Kotabaru Akan Dipanggil Paksa

Penanganan kasus korupsi yang melibatkan Bupati Kotabaru, Irhami Ridjani terus berlanjut. Setelah mengeluarkan status cekal, pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melakukan pemanggilan paksa Irhami jika tetap mangkir pemanggilan pemeriksaan ketiga.
     Hal ini ditegaskan, Kepala Polda Kalsel, Brigjend Agung Budi Maryoto, Senin (27/7) usai menghadiri acara halal bi halal dan silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan media massa di Banjarmasin. “Tim penyidik punya aturan, jika tetap tidak mau memenuhi panggilan pemeriksaan maka akan dilakukan pemanggilan paksa,” tegasnya.
     Untuk diketahui Bupati Kotabaru, Irhami Ridjani yang menjadi tersangka kasus pemerasan terhadap perusahaan PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) terkait klaim pembebasan lahan senilai Rp17,8 miliar, tidak memenuhi panggilan pemeriksaan polda Kalsel untuk kedua kalinya.
     Pihak Polda Kalsel berencana akan melayangkan surat panggilan pemeriksaan ketiga dalam waktu dekat ini. Sebelumnya, tim penyidik Polda Kalsel telah menerbitkan status cekal terhadap Bupati Kotabaru.
     Bupati Kotabaru, Irhami Ridjani dinilai telah melakukan tindak pidana korupsi dengan cara menyalahgunakan wewenang dan memaksa pihak perusahaan untuk membayar klaim lahan miliknya diatas areal HGB PT ITP di Tarjun, Kotabaru. Irhami dikenakan pasal 12 huruf e UU nomor 31/1999 tentang tindak pidana korupsi jo UU nomor 20/2001.
     Tersangka melakukan pemaksaan kepada karyawan dan direksi perusahaan dengan wujud ancaman, intimidasi dan menghambat proses perizinan kelistrikan yang diajukan pihak perusahaan. Selain itu, Bupati Kotabaru 2010-2015 ini juga menerbitkan 17 buah surat keterangan tanah palsu dan mengajukan ganti rugi penawaran harga Rp50.000 permeter kepada perusahaan.
     Tidak sampai disitu, sebagai bupati, Irhami juga mengancam akan memagar, membuldozer lahan dan menanam pohon di areal HGB perusahaan, hingga akhirnya perusahaan terpaksa membayar klaim lahan sebesar Rp17,8 miliar. Sejauh ini pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi baik dari perusahaan dan dinas kehutanan setempat

0 Response to "Bupati Kotabaru Akan Dipanggil Paksa"