Latest News

Air PDAM Bandarmasih Asin Karena Musim Keramau

PDAM BANDARMASIH KALSEL
Logo PDAM Bandarmasih

BeritaBanua - Kemarau panjang yang terjadi di Kalimantan Selatan berpengaruh pada terjadinya interusi air laut yang membuat air sungai di wilayah tersebut menjadi asin. Kondisi ini mengancam operasional intake atau pengolahan air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Banjarmasin.
     Direktur Utama PDAM Bandarmasih Banjarmasin, Muslih, Selasa (21/7), mengungkapkan saat ini air Sungai Martapura yang menjadi sumber air baku utama selain irigasi Riam Kanan mulai asin. “Saat ini kadar garam di air sungai martapura sudah mendekati ambang batas dan jika kemarau berlanjut maka dipastikan air sungai tidak dapat digunakan lagi,” ungkapnya.
     Salah satu intake pengolahan air milik PDAM Bandarmasih Banjarmasin, yaitu intake Sie Bilu berkapasitas 500 mililiter perdetik, mengandalkan air sungai martapura. Hampir setiap tahun saat kemarau panjang intake ini tidak dapat dioperasikan, akibat interusi air laut.
     Menurut Muslih, jika intake Sei Bilu tidak dapat beroperasi maka, pasokan air bersih ke masyarakat akan mengalami defisit hingga 20 persen. Parahnya lagi, kemarau juga kerap membuat debit air waduk dan irigasi Riam Kanan yang merupakan pemasok utama air bersih sejumlah wilayah di Kalsel seperti Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan sebagian Barito Kuala juga surut.
     Kondisi kemarau panjang kali ini juga membuat sejumlah PDAM lain di Kalsel terancam berhenti beroperasi menyusul ketiadaan air baku akibat kemarau. "Tahun sebelumnya, intake Sei Bilu tidak dapat beroperasi karena sungai surut dan mengalami interusi air laut, sedangkan intake Pramuka juga dihentikan karena debit air irigasi menurun drastis," tuturnya.

0 Response to "Air PDAM Bandarmasih Asin Karena Musim Keramau"